Sekilas Cutting Sticker

Posted: Juli 5, 2011 in pengembangan diri, pengetahuan umum, profesi

Sticker pada umumnya dibuat dari vinyl atau kertas, kalo untuk merk-nya sih banyak, bisa dicari di toko-toko kertas. Bahan sticker pada umumnya terdiri dari dua lapis yaitu lapisan atas sebagai media untuk gambar dan lapisan bawah sebagai pelindung bahan perekatnya. Lapisan bawah ini harus kita kupas ketika kita akan menempelkan sticker ke media yang kita inginkan. Bahan sticker secara visual dibedakan menjadi dua yaitu sticker bening (transparant) dan tidak transparant (istilahnya kalo tidak salah opaque).

cutting sticker

Untuk sticker bening digunakan dengan tujuan agar sticker tersebut tidak menutupi semua permukaan benda yang ditempelin misal botol, dengan sticker bening maka yang terlihat adalah tulisannya saja sedang ruang-ruang antar tulisan atau gambar akan tembus ke dalam isi botol.

Pembuatan cutting sticker dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari disablon, di cetak offset atau dicetak dengan digital (cetak digital). Semua metode punya kelemahan dan kelebihan tergantung tujuan dari pemakaian sticker itu sendiri pastinya. Cetak sablon biasanya digunakan apabila kita akan mencetak sticker dengan warna-warna solid, cetak offset digunakan apabila kita ingin membuat sticker full color atau sparasi dengan jumlah banyak, sedangkan cetak digital digunakan apabila kita ingin mencetak sticker dengan berbagai design dalam jumlah terbatas.

Dari semua teknik tersebut cetak digital yang paling mudah, anda tinggal mendesign sticker di corel, adobe atau ilustrator kemudian tinggal cetak menggunakan printer (baik dekstop ataupun plotter). Sedangkan untuk sablon dan offset anda harus membuat film kemudian screen atau plate baru yang tentunya akan sangat ribet bagi anda yang tidak menguasainya.

Akan tetapi perlu anda ketahui bahwa ada beberapa jenis sticker yang tidak bisa dikerjakan oleh cetak digital / digital printing, misal sticker hologram (yang resmi tentunya bukan hologram2-an lo), sticker dengan tinta glitter atau tinta nyala dalam gelap (kalo untuk hal seperti ini anda bisa menggunakan teknik sablon atau cutting). Wah iya sampai lupa nih, ada satu teknik lagi membuat sticker yaitu dengan cara cutting/potong, disini kita menggunakan bahan vinyl berwarna kemudian kita cutting bahan tersebut (untuk design komplek disarankan memakai mesin cuting daripada tangan anda capek) kemudian dibuang bagian yang tidak dipakai sehingga akan tersisa bagain yang menunjukkan design anda. Bahan cutting sticker ini banyak sekali jenisnya seperti 3M, Kiwalite, Oracal, Ritrama, dll. Bahan-bahan tersebut memiliki warna-warna yang dapat anda pilih sesuai kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s