Archive for the ‘informasi semabko’ Category

JAKARTA (Pos Kota) – Meski puasa masih sebulan lagi, namun harga kebutuhan di pasaran perlahan mulai merangkak naik. Tak ayal kondisi ini membuat ibu-ibu rumah tangga pusing tujuh keliling.

Di pasar tradisional Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, misalnya. Beberapa komuditi harga sayuran mulai melambung rata-rata lebih dari 20 persen. Seperti cabe merah keriting yang semula Rp10 ribu/kg naik menjadi Rp12 ribu/kg.  Hal yang sama  juga terjadi pada cabe rawit merah yang sepekan lalu berharga Rp25 ribu/kg kini dibanderol Rp28 ribu/kg.

Demikian juga pada cabe merah besar yang naik hingga Rp5 ribu/kg. Yang semula Rp10 ribu/kg, kini harga sayur mayur tersebut dijual dengan harga Rp15 ribu. Sedangkan cabe rawit hijau naik Rp2 ribu jadi Rp12 ribu/kg.

Selain cabe kanikan juga terjadai terhadap bawang merah yang saat ini dijual dengan harga Rp22 ribu/kg dari sebelumnya Rp18 ribu/kg.

Sayur mayur lainnya yang juga mengalami kenaikan ialah tomat yang meroket pesat dari Rp4 ribu/kg mejadi Rp10 ribu/kg. Bawang putih naik Rp2 ribu/kg menjadi Rp18 ribu/kg. Kentang mengalami kenaikan Rp3 ribu/kg menjadi Rp10 ribu/kg, kol naik Rp2 ribu menjadi Rp7 ribu/kg, sawi putih naik Rp3 ribu jadi Rp7ribu/kg. Wortel dan jagung manis naik Rp3 ribu/kg menjadi Rp7 ribu/kg.

Yang paling menonjol adalah kembang kol naik Rp6 ribu jadi Rp16 ribu/kg. Begitupun dengan harga telur ayam ras merangkak naik dalam dua minggu terakhir. Dari Rp14 ribu/kg menjadi Rp17 ribu/kg.

“Biasa kalo  mau puasa memang harga selalu naik,” ujar Iroh, pedagang sayur mayur di pasar tersebut, saat ditemui Pos Kota, Rabu (29/6).

Jika bagi pedagang hal ini biasa, tidak demikian dengan ibu rumah tangga. Mereka mengaku resah dengan terus meroketnya harga kebutuhan ini. Apalagi kenaikan telah terjadi jauh hari sebelum bulan Ramadhan.

“Puasa masih sebulan aja udah begini. Apalagi nanti saat jelang Lebaran. Bisa naik 1.000 kali lipat kali,”   keluh Ny. Dewi, seoarng pembeli.

Sementara itu menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengaku akan segera menginstruksikan PD Pasar Jaya, untuk melakukan pengawasan ketat terhadap perkembangan harag kebutuhan di pasaran.

Pasalnya terdapat indikasi adanya pedagang nakal yang memanfaatkan kondisi ini. “Saya telah instruksikan PD.Pasar Jaya dan bagian perekonomian untuk melakukan ini,” tegas Fauzi.

Selain itu langkah lainnya ialah dengan menggelar Operasi Pasar (OP) di lima wilayah kota dan kabupaten. Dari tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini rutin dilakukan beberapa pekan menjelang puasa.

Bukan hanya Pemprov DKI Jakarta, namun kegiatan ini akan melibatkan seluruh elemen seperti suplier, asosiasi sembako serta pihak terkait lainnya. “OP  untuk menekan harga sembako di pasaran yang terus melambung,” tegas Fauzi.(guruh/lina/dms)

Iklan